RESENSI BUKU : LASKAR PELANGI



Keterangan Buku:

Judul : Laskar Pelangi

(Persahabatan dan Perjuangan Sekolah Anak Pelosok)

Penulis : Andrea Hirata

Penerbit : Bentang Pustka

Cetakan Pertama : 2005

Penerbitan Edisi : ke-50

Tebal : 328 Halaman

ISBN : 978-602-291-662-8


Awalnya aku tertarik membaca buku ini karena dari judulnya terkesan bersahabat dan sudah familiar. Laskar Pelangi merupakan novel pertama dari trilogi Laskar Pelangi hasil karya Andrea Hirata. Novel ini menceritakan kisah 10 anak desa yang tinggal di pedalaman Belitung mereka adalah ikal, lintang, sahara, syahdan, borek, a kiong, mahar, Trapani, harun dan kucai.  

Dengan latar belakang orang tua mereka berprofesi sebagai kuli tambang dan sangat minim pendidikan, akan tetapi hal ini tidak menyurutkan semangat belajar mereka dan terus berani bermimpi. Akankah mereka bisa meraih mimpi mereka dengan kondisi ekonomi yang tidak mendukung pendidikan mereka

Pertama kali aku baca series laskar pelangi ini aku langsung dibuat terpanah oleh gaya penulisan Andrea Hirata yang sangat apik namun terkesan sederhana dan mudah dipahami, dialog antar tokohnya menggambarkan intensitas budaya yang sangat lekat dengan kehidupan tokoh dalam cerita.

Hal yang berhasil membuat aku terharu dalam novel ini adalah ketika orang tua mereka akan mendaftarkan mereka ke sekolah Laskar Pelangi yang hendak ditutup oleh pemerintah jika tidak berhasil mendapatkan minimal sepuluh murid baru dan saat itu hanya ada Sembilan murid yang hendak mendaftar, didetik terakhir akan ditutupnya sekolah tersebut datanglah seorang anak yang berlari dan berhasil membuat sekolah tersebut tidak ditutup.

Aku menikmati baca novel ini karena berhasil menggugah perasaan ku menjadi campur aduk, dari sedih, bahagia, terharu, lucu, kocak hingga kisah cinta pertama semua dibungkus rapi dalam tulisan dan dialog sederhana antar tokohnya.

Aku suka  dengan penokohan tiap tokohnya, karena ke sepeluh anak ini mempunyai karakter yang sangat berbeda namun mereka berhasil melengkapi satu sama lain, hal ini tergambar jelas saat mereka memenangkan lomba cerdas tangkas dan  karnaval melawan sekolah yang jauh lebih eksis disbanding sekolah mereka yang hanya dihuni sepuluh murid saja.

Novel Laskar Pelangi ini mengulik kisah tentang perjuangan anak desa untuk tetap bersekolah dan hal inilah yang menjadi human interest dan berhasil menarik simpatik pembacanya.

Kelebihan novel ini terletak  pada latar tempat yang di gambarkan oleh penulis yaitu desa pedalaman yang indah namun juga memprihatinkan, dalam novel ini juga banyak yang relate di kehidupan aku sebagai anak pelosok dan hal itulah yang membuat aku merasa tertarik dengan kisah yang di angkat.

Adapun kekurangannya yaitu, penggunaan bahasa pada dialog antar tokoh banyak menggunakan bahasa melayu yang aku harus searching dulu untuk memahami maknanya. 

Aku rekomedasikan buku ini untuk kalian yang lagi kehilangan motivasi belajar, karena buku ini sangat banyak memotivasi kita untuk tetap semangat belajar dan menghargai ilmu yang kita dapat, hal ini sesuai dengan kutipan favoritku di buku ini yaitu”Ilmu yang paling indah adalah ilmu yang didapat dengan bersusah payah” kutipan ini bikin aku makin semangat belajar mengingat perjuangan kita bersekolah selama ini.

Posting Komentar untuk "RESENSI BUKU : LASKAR PELANGI"